Depok, Klik Indonesia - EKI Dance Company kembali menghadirkan dua pertunjukan drama musikal bertajuk “Perempuan Punya Cerita”. Acara ini mengangkat tema isu perundungan dan perjuangan single mom. Acara ini berlangsung pada tanggal 4-7 September 2025 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat.
Selama kurang lebih 2 jam, penonton disuguhkan kisah fiksi yang dekat dengan realitas perempuan Indonesia. Dua tokoh utama yaitu “jami” dan “Anya”, hadir sebagai contoh lintas generasi yang memperjuangkan hak mereka untuk bersuara. Kisah mereka menjadi cermin bagaimana perempuan masih berhadapan dengan stigma, tekanan sosial, dan perjuangan untuk mendapat pengakuan.
Salah satu aktor utama yang memerankan drama “Bangku Kosong”, mengatakan bahwa dia masih tertarik membawakan drama ini karena mengusung tema sosial yang kuat.
“Isu perundungan seperti ini tuh masih nyata di kehidupan sehari-hari, jadi itu kaya suatu isu sosial yang aku tertarik juga untuk bawain, karena memang perundungan masih terjadi sampai saat ini,” ujar Gerry Gerardo, saat diwawancarai Jumat (05/09/2025).
Lewat pertunjukan ini, Gerry berharap agar penonton lebih peduli dengan keadaan sekitarnya dan berempati terhadap isu sosial perundungan. “Harapan saya supaya orang-orang yang menonton bisa lebih peduli, dan punya empati tinggi terhadap isu ini,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penonton, Sarah Nadiva, mengaku drama perjuangan single mom menjadi momen yang paling membekas. “Perjuangan single mom sih yang paling berkesan buat aku, karena menceritakan seorang gadis yang rusak di masa remajanya, udah gitu dia punya anak dan anaknya dibawa kabur, sedih juga sih ngeliatnya,” ungkap sarah.
Pertunjukan drama musikal ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sebagai ruang refleksi sosial. Melalui musik, tarian, dan drama, EKI Dance Company ingin mendorong masyarakat agar lebih peka terhadap isu perempuan dan terus menumbuhkan empati dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Muhammad Fachri Ramlih

Posting Komentar