Svatuhari Gelar Teatrikal Bertajuk “Arkana Manusia” di Gramedia Jalma Blok M

 

Penampilan Teatrikal oleh Rinaldy Zulkarnain (Klik Indonesia/M.Fachri Ramlih)

Depok, Klik Indonesia - Teater Svatuhari kembali menampilkan teatrikal bertajuk Arkana Manusia Hearing Party di Gramedia Jalma, Blok M, Sabtu (20/9/2025). Pertunjukan ini menjadi bagian pertama dalam perjalanan Svathefest 2025 yang akan digelar pada 1-4 Oktober di Gedung Kesenian Jakarta.


Penampilan ini berlangsung pada sore hari pukul 15.30 WIB, yang mempertontonkan sebagian karya mereka yaitu Arkana Manusia. Nantinya karya ini akan ditampilkan secara penuh pada 4 Oktober mendatang.


Pertunjukan ini menghadirkan 7 karakter manusia berbeda yang memiliki intrapersonal problem-nya masing-masing. Nantinya cerita ini akan divisualisasikan lewat lagu yang berjumlah 12 dengan naskah yang berbeda-beda.


“Intinya cerita ini lebih ke Being Human kali yaa, yang dimana kita merasa ngga bisa berkreasi dengan bebas dan merasa terkekang dengan diri sendiri atau situasi di sekitar kita,” ujar Shasa, Sabtu (20/9), salah satu penampil teater Svatuhari.


Selain menampilkan Arkana Manusia, nantinya Svathefest juga akan menyuguhkan 9 naskah yang berbeda pada 1-3 Oktober. Dan dalam setiap satu hari, Svathefest berencana akan mementaskan 3 naskah yang berbeda.


Salah satu cerita yang ditampilkan yaitu The Pandawas yang akan dimainkan pada 2 Oktober dan cerita Roro Jonggrang 1000 halaman dalam 1 malam yang dipentaskan pada 3 Oktober setelahnya. “Untuk 1-3 Oktober itu sembilan naskah, perhari itu 3 naskah yang ditampilin, dan naskahnya itu berbeda, ada musikalisasi, teatrikal dan komedi satir,” ujar Thoriq, salah satu pemain Svatuhari.


Salah satu pengunjung merasa campur aduk ketika menonton penampilan arkana manusia ini, ia juga mengatakan salah satu penampilan favoritnya disana. “Jujur pertama kali nonton rasanya kagum, bingung, dan terharu. Penampilan dari ka Davina si yang membawakan cerita yang menyinggung tentang provokator,” ujar Rayyan.


Persiapan yang dilakukan oleh para pemain teater cukup memakan waktu. Svathefest sendiri dimulai sejak bulan Mei lalu hingga nanti menjelang bulan Oktober mendatang. Festival teater Svatuhari ini diharapkan menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus refleksi perjalanan manusia.




Penulis: Muhammad Fachri Ramlih

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama