BEM SI Gelar Aksi Damai Bertajuk #SelamatkanIndonesia


Aksi Damai depan gedung DPR/Klik Indonesia

Depok, Klik Indonesia - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) hari ini menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Aksi itu dilakukan dengan kondusif tanpa adanya ketegangan antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian. 


Aksi damai yang bertajuk “Selamatkan Indonesia” ini terbuka untuk seluruh mahasiswa dan masyarakat. Aksi ini juga berfokus menyuarakan kembali “17+8 Tuntutan Rakyat” yang sudah disampaikan dalam pertemuan antara mahasiswa dengan DPR RI Rabu kemarin. 

Aksi yang diikuti ratusan mahasiswa tak terkecuali mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) itu berjalan dengan aman. Kordinator pusat BEM SI yaitu Muzammil, menyampaikan kepada massa bahwa aksi ini dilaksanakan dengan damai.

"Nanti kita akan melaksanakan aksi damai, jangan mudah terprovokasi. Karena aksi hari ini yang kita lakukan untuk menyelamatkan Indonesia, demokrasi, dan kebijakan yang tidak mendukung rakyat" kata Muzammil, saat orasi berlangsung.

Salah satu orator juga menyatakan, mahasiswa yang hadir pada hari ini bukan untuk merusak fasilitas umum melainkan hanya untuk menyuarakan aspirasinya. Dia juga turut mengajak masyarakat sipil yang ada disana, untuk ikut melebur bersama barisan mahasiswa.


"Dengan banyaknya aksi anarkis dan framing yang terjadi, maka kita pastikan aksi hari ini adalah aksi yang damai, hanya untuk menuntut dan menyuarakan aspirasi", ungkapnya.


Salah satu yang menarik pada aksi ini, mahasiswa melakukan penaburan bunga dan menyalakan sejumlah lilin sebagai bentuk duka cita atas meninggalnya sepuluh orang saat kericuhan yang terjadi beberapa hari terakhir.


Aksi damai ini juga ditutup dengan melakukan doa bersama massa aksi, sebagai bentuk pengharapan hal baik. Para demonstran juga melakukan pembubaran diri secara tertib sebelum batas maksimal unjuk rasa yaitu pada pukul 6 sore.






Penulis: Muhammad Fachri Ramlih




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama